Sandy'S. Law and Justice

Foto Saya
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Saya adalah seorang pengajar di Untag Semarang serta pengamat sosial dan hukum

Rabu, 24 April 2013

CONTOH SURAT GUGATAN KE PHI.



Kepada,
Yth.  __________,__,______,____
Ketua Pengadilan Hubungan Industrial
Pada Pengadilan Negeri __________
Di Jl. ________

Perihal : Pemutusan Hubungan Kerja

Dengan hormat,
Perkenankanlah kami, yang bertandatangan dibawah ini :___________________________Para Advokat dan Konsultan Hukum pada Firma Hukum _____________,berkedudukan di Jl. _______________________. berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal _____________, bertindak untuk dan atas nama Klien Kami :
_____________________,_________________,_______________________________ Untuk selanjutnya ditulis “Penggugat”.

Hendak mengajukan gugatan Pemutusan Hubungan Kerja terhadap :
_______________________,______________________________,_____________________________ (Pihak yang digugat)
Untuk selanjutnya ditulis “Tergugat”.

Adapun yang menjadi dasar dan duduk perkara diajukannya gugatan ini adalah :

HUBUNGAN KERJA ANTARA PENGGUGAT DENGAN TERGUGAT
1.      Bahwa hubungan hukum/hubungan kerja bagi Penggugat dengan Tergugat berlaku dan diatur berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang dibuat oleh dan antara Penggugat dengan Serikat Pekerja ___________ tertanggal _______________ dan didaftarkan pada Departemen Tenaga Kerja tertanggal ________ yang berlaku sejak ___________ sampai dengan ___________;
2.      Bahwa Tergugat merupakan karyawan atau pekerja/buruh yang bekerja pada Penggugat dan terdaftar sebagai anggota Serikat Pekerja ______________ dengan nomor __________;
3.      Bahwa Penggugat telah mempekerjakan Tergugat selama __ tahun terhitung sejak __________;
4.      Bahwa jabatan Tergugat sejak Pengugat mengeluarkan Surat Keputusan Nomor ___________ tertanggal telah diangkat sebagai _____________ dengan menerima upah setiap bulannya Rp. __________________;

PENYEBAB PERSELISIHAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
1.      Bahwa pada tanggal ______________ Tergugat  ____________ (menjelaskan kronologis dan apa yang menjadi dasar bagi penggugat untuk melakukan PHK)
2.      Bahwa berdasarkan dalil-dalil yang Penggugat sampaikan diatas, sudah berdasarkan hukum bagi Penggugat untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja terhadap Tergugat dikarenakan Tergugat melanggar ketentuan Pasal ____ Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan ketentuan Pasal ________ Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan; (Pelanggaran pasal yang menjadi dasar dilakukannya PHK. Pasal dijabarkan secara detail).
3.      Bahwa pada tanggal ___________ Penggugat telah memanggil Tergugat untuk meminta penjelasan Tergugat mengenai kesalahan yang Tergugat lakukan sebagaimana disebutkan pada angka __ gugatan aquo;
4.      Bahwa pada tanggal _______ Penggugat mengeluarkan Surat tertanggal ______ tentang Pemutusan Hubungan Kerja terhadap Tergugat;
5.      Bahwa pada tanggal __________ Tergugat menyampaikan jawaban atas Surat dari Penggugat sebagaimana dimaksud angka __ gugatan aquo yang menyatakan bahwa Tergugat menolak untuk dilakukannya Pemutusan Hubungan Kerja anatar Penggugat dengan Tergugat;
6.      Bahwa pada tanggal ______ Penggugat mengajukan permohonan Pemerantaraan atau mediasi kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi ___________ agar dilakukan pemerantaraan atau mediasi terhadap Penggugat dengan Tergugat sehubungan dengan adanya perselisihan Pemutusan Hubungan Kerja antara Pengugat dengan Tergugat;
7.      Bahwa pegawai perantara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi _____ yang menjadi mediator dalam proses pemerantaraan atau mediasi antara Penggugat dengan Tergugat menyampaikan Surat Anjuran tertanggal _________ yang isinya antara lain : _________________________________
8.      Bahwa dengan dikeluarkannya Anjuran sebagaimana dimaksud angka __ gugatan aquo, Penggugat bersedia menerima Anjuran tersebut sedangkan Tergugat tidak menerima Anjuran tersebut dengan alasan _________________
9.      Bahwa berdasarkan penolakan Tergugat terhadap Anjuran pegawai perantara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi ________, sudah berdasarkan hukum bagi Penggugat untuk mengajukan gugatan perselisihan Pemutusan Hubungan Kerja terhadap Tergugat sebagaimana diatur dalam Pasal __ Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial;
10. Bahwa berdasarkan hukum gugatan ini didaftarkan di Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri ___________ mengingat domisili tempat dimana Tergugat bekerja pada Penggugat merupakan kewenangan Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri _______ untuk memeriksa perselisihan hubungan industrial antara Pengugat dengan Tergugat sebagaimana diatur dalam Pasal __ Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial;
11. Bahwa berdasarkan dalil-dalil yang Penggugat kemukakan diatas adalah berdasarkan hukum bagi penggugat untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja terhadap Tergugat;

KOMPENSASI PENGGUGAT UNTUK TERGUGAT ATAS PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
1.      Bahwa dengan dilakukannya Pemutusan Hubungan Kerja oleh Penggugat terhadap Tergugat maka Penggugat bersedia memberikan pesangon atau kompensasi terhadap Tergugat sebesar :
____________
____________
(besarnya pesangon yang akan diberikan ditulis beserta dasar hukumnya)
Berdasarkan segala alasan-alasan yang telah Penggugat uraikan di atas, maka Penggugat mohon kehadapan Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini berkenan kiranya memutus :
1.      Menerima dan mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya;
2.      Menyatakan berakhirnya hubungan kerja antara Penggugat dengan Tergugat dikarenakan Pemutusan Hubungan Kerja;
3.      Menghukum Tergugat untuk ____________________
4.      Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara.
Apabila Pengadilan Negeri berpendapat lain,
Dalam peradilan yang baik, mohon keadilan yang seadil-adilnya.


Hormat kuasa penggugat,